NEW MEDIA DAN PERILAKU PUBLIK

 Nama : Muhammad Rafi Al Kautsar

Kelas : E3/Semester 5

NIM : B95218120


Sumber : medium.com

Definisi New Media

Di era yang serba modern ini, tidak dapat di pungkiri media sosial seperti Instagram, Youtube, Twitter, facebook, whatsapp dan masih banyak lagi merupakan media yang sangat sering digunakan oleh khalayak umum. Media sosial dan internet selaku new media menjadi sebuah prilaku publik baru yang bermunculan di masyarakat dan tanpa sadar menjadi kebiasaan baru yang tumbuh di masyarakat. Internet, yang berkembang di era teknologi informasi, merupakan awal era baru pada seluruh aktivitas manusia. Seiring dengan kehadiran internet, banyak proses transformasi struktural dan fungsional yang berbeda, dimulai di bidang komunikasi dan media.

Definisi new media secara eksklusif merujuk pada teknologi komputer yang menekankan bentuk dan konteks budaya yang mana teknologi digunakan, seperti dalam seni, film, perdagangan, sains dan diatas itu semua internet. Sementara Digital media merupakan kecenderungan kepada kebebasan teknologi itu sendiri sebagai karakteristik sebuah medium, atau merefleksikan teknologi digital (Dewdney and Ride. 2006 : 8 & 20).

Sedangkan menurut McQuail, “New media adalah wadah dimana semua pesan komunikasi bisa terpusat dan mudah untuk disalurkan menggunakan teknologi internet dan melibatkan audiens untuk meningkatkan proses interaksi dan komunikasi”.

Kekuatan New Media

Kekuatan new media adalah teknologi komunikasi yang melibatkan komputer, agar mempermudah dan mempercepat mendapatkan informasi dari internet serta karakteristiknya yang mudah di akses yaitu mudah di gunakan dimana saja tanpa melalui komputer namun sekarang bisa melalui handphone smartphone, android,tablet.Serta bersifat jaringan yaitu koneksi antar jaringan yang melibatkan keinternet dengan adanya aplikasi-aplikasi yang menghubungkan koneksi internet dan sangat interaktif karena didalam youtube tidak hanya mendengar dan melihat video dan suara, tetapi juga memberikan respon yang aktif dan respon itu yang menentukan kecepatan dan frekuensi penyajian. Media interaktif memiliki unsur audio-visual (termasuk animasi) dan disebut interaktif karena media ini dirancang dengan melibatkan respon pemakai secara aktif. Selain itu new media memiliki karakteristik antara lain:

1. Mudah di akses, kita dapat mengakses new media dari berbagai macam perangkat seperti lewat android, ios, pc, tablet, smart tv, laptop dan beberapa perangkat pendukung lainnya.

2. Bersifat jaringan, dapat diartikan semua hal bersifat terhubung dan tersinkronasi dengan baik antar new media satu dengan yang lainnya. Semua itu dapat tersinkronasi dengan baik menggunakan google dan beberapa jaringan lainnya.

3. Interaktif, new media bersifat interaktif dimana kita bisa saling berkomentar, saling berinteraksi dan juga saling membagikan informasi. Hal ini sangat mustahil bagi media lama karena dalam media lama, semuanya cenderung monolog tanpa ada interaksi yang aktif.

Pemanfaat New Media

1.       Bidang Pendidikan

Kita dapat melihat secara langsung bagaimana new media sudah masuk dalam bidang pendidikan dimana sekarang semua bidang pendidikan sedang dilakukan secara online/daring. Hal ini dilakukan guna menghindari dan meredam virus Covid-19 yang masih beredar.

2.       Bidang Kesehatan

Kini seseorang akan semakin mudah mengakses info tentang kesehatan. Mereka bisa melihat via website atau pengguna media sosial yang kompeten dalam bidang kesehatan. Kita juga bisa konsultasi secara online dengan dokter dan bahkan bisa memesan obat via online yang nanti akan di antarkan obatnya secara langsung ke rumah masing-masing.

3.       Bidang Pencarian Kerja

Saat ini, banyak sekali pekerjaan-pekerjaan baru yang terbuka dari new media itu sendiri. Seperti manajer media sosial, periklanan media baru, data analisis, editor dan masih banyak lagi. kita juga bisa mencari dan mendaftarkan pekerjaan konvensional lewat website-website online sehingga kini new media memudahkan kita dala mencari pekerjaan.

4.       Bidang Jula Beli

Dalam bidang jual beli, e-commerce merupakan buah dari new media yang dapat kita andalkan. Semua barang kini dijual lewat online dengan berbagai aplikasi seperti shopee, tokopedia, lazada, bukalapak maupun website-website resmi brand-brand terkenal dan ternama seperti adidas, chanel, under armour dan masih banyak lagi.

5.       Bidang Sosial

Tidak dapat dipugkiri di bidang sosial, banyak sekali manfaat yang bisa kita rasakan. Seperti kita bisa melakukan video call lewat whatsapp, melakukan interaksi lewat chat baik menggunakan facebook, instagram, whatsapp dan lain sebagainya. Banyak sekali aplikasi yang berkembang di bidang sosial seperti Instagram, Youtube, Whatsapp, facebook, twitter dan masih banyak lagi.

6.       Bidang Politik

Bidang politik juga menjadi salah satu manfaat dari new media itu sendiri dimana sekarang pemerintah ikut masuk dalam new media dan menggunakannya untuk kepentingan politik seperti sosialisasi kebijakan, mendaftarkan berkas-berkas penting secara online, menjaring suara ketika pemilihan umum dan masih banyak lagi.

Pengaruh New Media

Zaman dahulu, televisi dan radio telah berpengaruh pada kehidupan dan rutinitas sehari-hari orang, memengaruhi konten dan waktu menonton dan mendengarkan. Media massa setidaknya memiliki tiga peran penting: menginformasikan, mendidik, dan mempengaruhi opini. Sayangnya, ciri khas media tradisional ini mendapat tantangan dari new media yang mengubah kebiasaan khalayak.

Perkembangan new media semakin pesat karena teknologi juga ikut berkembang. New media berbeda dari media lama karena lebih personal dan sosial. Dengan new media, siapapun bebas untuk menuangkan opini yang tidak bisa didapatkan dari media konvensional.

Dari sini dapat kita lihat new media memiliki pengaruh positif maupun negatif, berikut diantaranya:

Positif :

1.       Kita dapat mengetahui informasi dengan lebih cepat dan terupdate

2.       Memudahkan kita dalam berkomunikasi jarak jauh

3.       Kita dapat dengan mudah mengetahui dan mengenal budaya lain.

Negatif :

1.       Memunculkan penyakit-penyakit baru seperti ketergantungan new media

2.       Lunturnya nilai, norma dan budaya lokal karena globalisasi yang cepat menyebar

3.       Munculnya tindak kriminal baru yang dilakukan lewat new media seperti jual beli senjara ilegal, jual beli manusia, virus-virus di internet dan masih banyak lagi.

 

Referensi :

Artikel :

https://ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2013/06/Junal%20Rudi%20Ganjil%20(06-01-13-04-50-33).pdf

https://journal.uir.ac.id/index.php/Medium/article/view/4820/2507

https://qwords.com/blog/teori-new-media/

https://www.it-jurnal.com/definisi-dan-manfaat-new-media/

Video :

https://www.youtube.com/watch?v=10WwLh5CVLU


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mini Book Media dan Kritik Sosial Karya M. Rafi Al Kautsar